Sebagai bangsa Indonesia sudah selayaknya kita bangga dengan kekayaan alam kita yang salah satunya adalah dikaruniai ratusan sungai yang terdapat di seluruh penjuru Indonesia. Berbangga tentunya diikuti oleh dua hal; pertama musti mengenal terlebih dahulu, dan kedua, siap untuk menjaga dan melestarikannya.
Ke-7 sungai terpanjang di Indonesia ini dilengkapi dengan penjelasan singkat untuk lebih mengenal diskripsi masing-masing sungai. Dan langsung saja inilah 7 sungai paling panjang di Indonesia.
Sungai Kapuas (Kalimantan)
Sungai Kapuas atau Sungai Batang Lawai merupakan sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang total 1.143 km. Sungai ini terdapat di provinsi Kalimantan Barat. Sungai Kapuas mempunyai hulu di Pegunungan Muller dan mulut sungainya (muara) terdapat di selat Karimata dengan melintasi kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, Sintang, Sekadau, Sanggau, Landak, Kubu Raya, hingga membelah kota Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat.
Sungai Mahakam (Kalimantan)
Sungai Mahakam menjadi susngai terpanjang kedua di Indonesia dengan panjang total 920 km. Sungai yang terdapat di Kalimantan Timur dan bermuara di Selat Karimata ini melintasi Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara. Bahkan sungai Kapuas juga melintasi dan membelah Kota Samarinda, ibu kota provinsi Kalimantan Timur. Sungai ini pula menjadi habitat salah satu ikan yang sekaligus mamalia air tawar paling langka yakni Pesut Mahakam. Pada aliran sungai Mahakam juga terdapat Danau Cascade Mahakam.
Sungai Barito (Kalimantan)
Sungai Barito atau Sungai Dusun, Sungai Banjar Besar, atau Sungai Banjarmasin dan terkadang disebut juga sebagai Sungai Banjar dan Sungai China. Merupakan sungai terpanjang ketiga di Indonesia dengan panjang mencapai 900 km. Sungai Barito berhulu di Pegunungan Muller dan bermuara di Laut Jawa dengan melintasi provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Sungai (Batang) Hari (Sumatera)
Sungai Hari atau Batang Hari merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera dengan panjang mencapai 800 km. Sungai Batanghari berhulu di Pegunungan Bukit Barisan dan bermuara di Selat Berhala, Jambi. Sungai Batanghari melintasi provinsi Sumatera Barat dan Jambi yang meliputi Kabupaten Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, Bungo, Tebo, Batang Hari, kota Jambi, Muaro Jambi, dan Tanjung Jabung Timur.
Sungai Musi dan Jembatan Ampera
Sungai Musi (Sumatera)
Sungai Musi disebut juga sebagai Batanghari Sembilan (yang berarti: sembilan sungai besar). Panjang sungai Musi mencapai 750 km yang membelah provinsi Sumatera Selatan dari timur ke barat termasuk membelah kota Palembang, ibu kota Sumatera Selatan. Bagian hulu (sumber air) Sungai Musi berada di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu dan bermuara di Laut Bangka.
Sungai Mamberamo (Papua)
Sungai Mamberamo merupakan sungai terpanjang di Papua dengan panjang sungai mencapai 670 km. Terletak di kabupaten Sarmi disebelah selatan Pegunungan Foja dan bermuara di Tanjung D’Urville di pesisir utara Pulau Papua yang berbatasan dengan samudera Pasifik. Sungai Mamberamo mempunyai berbagai lembah yang kaya akan keanekaragam hayati dan menjadi tempat mukim berbagai suku terasing sehingga dijuluki ‘Amazonnya Papua’.
Sungai Bengawan Solo (Jawa)
Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa dengan panjang mencapai 548 km. Hulu Bengawan Solo terdapat di daerah Pegunungan Kidul di Wonogiri, Jawa Tengah dan bermuara di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Daerah yang dilewati sungai ini di antaranya Kabupaten Wonogiri, Pacitan, Sukoharjo, Klaten, Surakarta, Sragen, Ngawi, Blora, Magetan, Madiun, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik.
Dengan demikian, sungai-sungai terpanjang ini akan tetap memberikan berkah pada seluruh rakyat Indonesia, bukan bencana.
Label
- Artikel (38)
- Bagoes (6)
- Gaya Hidup (21)
- IPTEK (25)
- Materi/Soal (27)
- Pariwisata (27)
- Pengumuman (19)
- Wisata Kuliner (11)
Sabtu, 23 Februari 2013
Selasa, 05 Februari 2013
Pulau Komodo...!!!
Pulau Komodo juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, karena dalam wilayah Taman Nasional Komodo, bersama dengan Pulau Rinca, Pulau Padar dan Gili Motang
Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.
Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.
Rabu, 30 Januari 2013
Nama Bulan dalam kalender Islam...!!!
Mungkin ketika kita ditanya bulan masehi kita langsung menjawab, Januari sampai desember. Namun kita ditanya nama bulan pada kalender Islam????...kali ini saya sedikit berbagi dengan sobat sobat.
Tahun Hijriyah adalah kalender Islam yang didasarkan atas peredaran bulan (qamariyah). Maka tidaklah salah apabila ada yang menyebutnya tahun Qamariyah. Tahun Hijriyah dihitung dari hijrahnya Nabi Muhammad sallahu ‘alaihi wa sallam. sebagai tahun pertama. Penetapan tahun hijriyah dilakukan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khatthab, tepatnya pada tahun keempat ia berkuasa, yakni hari Kamis, 8 Rabi’ul Awal tahun 17 Hijriyah.
Sebelum penetapan tahun Hijriyah, dari masa ke masa dihitung berdasarkan peristiwa-peristiwa penting. Seperti penamaan "Tahun Azan"sebagai tahun pertama, karena pada saat itulah disyariatkan azan. Atau penamaan "TahunWada" yang artinya "perpisahan" sebagai tahun kesepuluh. Sebab, pada masa itulah, Nabi Muhammad sallahu ‘alaihi wa sallam, melaksanakan haji wada’ yang merupakan haji terakhir. Tahun Hijriyah terdiri dari 12 (dua belas) bulan dengan jumlah hari 30 dan 29 yang silih berganti setiap bulan. Penetapan bulan sebanyak 12 ini,sesuai dengan firman Allah SWT,"Sesungguhnya bilangan bulan disisi Allah ada dua belas, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antara bulan-bulan itu, ada empat bulan yang dihormati (Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab). Itulah ketetapan agama yang lurus. Maka janganlah kamu menganiaya diri (maksudnya mengerjakan perbuatan yang melanggar kehormatan bulan-bulan itu dengan mengadakan peperangan) pada bulan-bulan itu. Perangilah kaum Musyrik itu semuanya sebagaimana mereka memerangimu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (Q.S. At Taubah: 36).
Penamaan bulan-bulan dalam tahun Hijriyah disesuaikan dengan masa yang sedang mereka (Bangsa Arab) jalani.
Sebelum penetapan tahun Hijriyah, dari masa ke masa dihitung berdasarkan peristiwa-peristiwa penting. Seperti penamaan "Tahun Azan"sebagai tahun pertama, karena pada saat itulah disyariatkan azan. Atau penamaan "TahunWada" yang artinya "perpisahan" sebagai tahun kesepuluh. Sebab, pada masa itulah, Nabi Muhammad sallahu ‘alaihi wa sallam, melaksanakan haji wada’ yang merupakan haji terakhir. Tahun Hijriyah terdiri dari 12 (dua belas) bulan dengan jumlah hari 30 dan 29 yang silih berganti setiap bulan. Penetapan bulan sebanyak 12 ini,sesuai dengan firman Allah SWT,"Sesungguhnya bilangan bulan disisi Allah ada dua belas, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antara bulan-bulan itu, ada empat bulan yang dihormati (Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab). Itulah ketetapan agama yang lurus. Maka janganlah kamu menganiaya diri (maksudnya mengerjakan perbuatan yang melanggar kehormatan bulan-bulan itu dengan mengadakan peperangan) pada bulan-bulan itu. Perangilah kaum Musyrik itu semuanya sebagaimana mereka memerangimu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (Q.S. At Taubah: 36).
Penamaan bulan-bulan dalam tahun Hijriyah disesuaikan dengan masa yang sedang mereka (Bangsa Arab) jalani.
- Muharram, nama bulan pertama. Artinya, yang diharamkan atau yang menjadi pantangan.
- Shafar,nama bulan kedua. Artinya, kosong.
- Rabiu’ul Awal, nama bulan ketiga. Berasal dari kata rabi (menetap) dan awal (pertama)
- Rabi’ul Akhir, nama bulan keempat. Artinya masa menetapnya kaum laki- laki untuk terakhir atau penghabisan.
- Jumadil Awal, nama bulan kelima. Berasal dari kata jumadi (kering) dan awal (pertama).Penamaan Jumadil awal, karena bulan ini merupakan awal musim kemarau, dimana mulai terjadi kekeringan.
- Jumadi Akhir, nama bulan keenam. Artinya, musim kemarau yang penghabisan.
- Rajab,nama bulan ketujuh. Artinya mulia. Penamaan Rajab, karena bangsa Arab tempo dulu sangat memuliakan bulan ini.
- Syaban, bulan kedelapan. Artinya berkelompok.
- Ramadhan, nama bulan kesembilan. Artinya sangat panas.
- Syawal, nama bulan kesepuluh. Artinya, kebahagiaan.
- Zulqaidah, nama bulan kesebelas. Berasal dari kata Zul (pemilik) dan Qa’dah(duduk). Penamaan Zulqaidah, karena bulan itu merupakan waktu istirahat bagi kaum laki-laki Arab dahulu. Mereka menikmatinya dengan duduk-duduk di rumah.
- Zulhijjah nama bulan kedua belas. Artinya yang menunaikan haji.
Selasa, 29 Januari 2013
Awalnya nama bulan kalender...!!!
Taukah sobat bahwa "Tahun Baru" mulai dirayakan pada zaman kerajaan Babilonia kuno (1696 – 1654 SM). Kala itu tahun baru dirayakan pada bulan Maret yang berdasarkan perhitungan kalender bangsa yang bermukim di selatan Mesopotamia (sekarang bernama Irak) tersebut, merupakan bulan baru (new moon) yang pertama, yang ditandai dengan nampaknya bulan sabit di langit setelah peristiwa vernal equinox (hari pertama musim semi).
Maret dirayakan sebagai tahun baru, karena berdasarkan penanggalan bangsa Babilonia, merupakan awal musim tanam, dan awal musim dimana bunga-bunga bermekaran dengan indahnya di seluruh penjuru negeri.
"Tradisi" perayaan Tahun Baru pada bulan Maret ini kemudian dilanjutkan di zaman kekaisaran Romawi kuno, karena kala itu kalender Romawi juga menunjuk Maret sebagai awal tahun.
Inilah urutan bulan menurut kalender Romawi awal:
1. Martius
2. Aprilis
3. Maius
4. Junius
5. Quintilis
6. Sextilis
7. September
8. October
9. November
10. December
Namun, seiring beralihnya tongkat kepemimpinan kekaisaran itu dari satu kaisar ke kaisar yang lain, sistem penanggalan bangsa Romawi mengalami perubahan-perubahan sesuai "selera dan keinginan" pengusaha kala itu, sehingga sistem penanggalan tak lagi singkron dengan "posisi" Matahari, dan memicu kekisruhan.
Pada 153 SM, Senat Romawi bersidang untuk mencari solusi, dan menetapkan 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Penetapan ini juga memicu kontroversi karena penetapan bukan disandarkan pada ilmu falak atau astronomi, namun lebih pada keperacayaan (baca; agama) yang dianut mayoritas masyarakat Romawi kala itu yang memercayai banyak dewa sebagai Tuhan mereka.
Januari ditetapkan oleh Senat sebagai awal tahun yang baru, karena nama bulan ini diambil dari salah satu nama dewa mereka; Janus, dewa yang menurut kepercayaan mereka merupakan dewa berwajah dua dimana salah satu wajahnya menghadap ke depan yang difilosofikan sebagai masa lalu, dan yang satu lagi menghadap ke depan yang difilosofikan sebagai masa depan.
Kisruh perkara awal tahun baru ini kemudian diselesaikan Gaius Julius Caesar setelah naik tahta.
Dengan dibantu Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, ia merombak sistem kalender bangsanya yang menurut catatan sejarah, disusun pada abad ke-7 SM. Dalam desain "kalender barunya", Julius mengacu pada Revolusi Matahari yang juga dianut bangsa Mesir, sehingga jumlah hari dalam setahun tak lagi 304 hari seperti jumlah hari dalam kalender Romawi kuno, namun 365 hari, dan jumlah bulan dalam setahun pun ditambah dua menjadi 12.
Inilah susunan bulan dalam setahun berdasarkan kalender yang dibuat Julius Caesar;
1. Januarius
2. Februarius
3. Martius
4. Aprilis
5. Maius
6. Junius
7. Quintilis
8. Sextilis
9. September
10. October
11. November
12. December
Pada saat penyusunan kalender inilah istilah tahun kabisat mulai dikenal, karena saat sistem kalender disusun, Caesar memerintahkan Sosigenes untuk menambahkan satu hari pada bulan Februari untuk setiap empat tahun, sehingga setiap empat tahun, jumlah hari dalam bulan Februari tidak lagi 28, melainkan 29. Secara teoritis, para astronom menyakini, penambahan satu hari di bulan Februari ini dapat menghindari penyimpangan pada sistem kalender yang kemudian dikenal dengan nama Kalender Julian ini.
Setelah sistem penanggalan kelar dibuat, Caesar mengukuhkan awal Januari sebagai Tahun Baru, sehingga 1 Januari 45 SM dicatat sejarah sebagai tahun baru yang pertama yang dirayakan pada awal Januari.
Nama bulan Quintilis yang menjadi nama bulan ketujuh, kemudian diganti Caesar menjadi Juli yang mengacu pada nama tengahnya; Julius. Pengubahan nama bulan ketujuh ini dilakukan sebelum sang Kaisar dibunuh pada 44 SM.
Pengganti Caesar, Kaisar Agustinus, kemudian mengganti nama Sextilis yang merupakan nama bulan kedelapan, menjadi Agustus yang mengacu pada namanya sendiri.
Ditolak Gereja Katolik
Kalender Julian ditolak Gereja Katolik karena dinilai tidak akurat. Pasalnya, satu tahun dalam kalender ini berlangsung selama 365 hari 6 jam, sementara Revolusi Bumi dalam setahun hanya berlangsung selama 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik. Akibatnya, setiap 1 milenium, Kalender Julius kelebihan 7 sampai 8 hari atau kelebihan 11 menit 14 detik setiap tahun tahun.
Akibat lebih jauh, Kalender Julian membuat permulaan musim semi semakin maju setiap tahun, dan hari perayaan Paskah tidak tepat lagi dengan yang telah disepakati dalam Konsili Nicea I pada 325 SM.
Dr Aloysius Lilius dari Napoli-Italia, kemudian mengusulkan agar Kalender Julian dimodifikasi dengan bersandar pada Revolusi Bumi dan menjadikan tahun kelahiran Yesus Kristus (Isa Al Masih) sebagai permulaan tahun atau tahun I. Hasil modifikasi ini disetujui pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Gregorius XIII, pada 24 Februari 1582, dan kemudian kita kenal dengan nama Kalender Gregorian.
Kalender inilah yang saat ini banyak di pakai negara-negara di dunia, dan kalender ini pula yang menguatkan tanggal 1 Januari sebagai tahun baru. Sampai sekarang.
Maret dirayakan sebagai tahun baru, karena berdasarkan penanggalan bangsa Babilonia, merupakan awal musim tanam, dan awal musim dimana bunga-bunga bermekaran dengan indahnya di seluruh penjuru negeri.
"Tradisi" perayaan Tahun Baru pada bulan Maret ini kemudian dilanjutkan di zaman kekaisaran Romawi kuno, karena kala itu kalender Romawi juga menunjuk Maret sebagai awal tahun.
Inilah urutan bulan menurut kalender Romawi awal:
1. Martius
2. Aprilis
3. Maius
4. Junius
5. Quintilis
6. Sextilis
7. September
8. October
9. November
10. December
Namun, seiring beralihnya tongkat kepemimpinan kekaisaran itu dari satu kaisar ke kaisar yang lain, sistem penanggalan bangsa Romawi mengalami perubahan-perubahan sesuai "selera dan keinginan" pengusaha kala itu, sehingga sistem penanggalan tak lagi singkron dengan "posisi" Matahari, dan memicu kekisruhan.
Pada 153 SM, Senat Romawi bersidang untuk mencari solusi, dan menetapkan 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Penetapan ini juga memicu kontroversi karena penetapan bukan disandarkan pada ilmu falak atau astronomi, namun lebih pada keperacayaan (baca; agama) yang dianut mayoritas masyarakat Romawi kala itu yang memercayai banyak dewa sebagai Tuhan mereka.
Januari ditetapkan oleh Senat sebagai awal tahun yang baru, karena nama bulan ini diambil dari salah satu nama dewa mereka; Janus, dewa yang menurut kepercayaan mereka merupakan dewa berwajah dua dimana salah satu wajahnya menghadap ke depan yang difilosofikan sebagai masa lalu, dan yang satu lagi menghadap ke depan yang difilosofikan sebagai masa depan.
Kisruh perkara awal tahun baru ini kemudian diselesaikan Gaius Julius Caesar setelah naik tahta.
Dengan dibantu Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, ia merombak sistem kalender bangsanya yang menurut catatan sejarah, disusun pada abad ke-7 SM. Dalam desain "kalender barunya", Julius mengacu pada Revolusi Matahari yang juga dianut bangsa Mesir, sehingga jumlah hari dalam setahun tak lagi 304 hari seperti jumlah hari dalam kalender Romawi kuno, namun 365 hari, dan jumlah bulan dalam setahun pun ditambah dua menjadi 12.
Inilah susunan bulan dalam setahun berdasarkan kalender yang dibuat Julius Caesar;
1. Januarius
2. Februarius
3. Martius
4. Aprilis
5. Maius
6. Junius
7. Quintilis
8. Sextilis
9. September
10. October
11. November
12. December
Pada saat penyusunan kalender inilah istilah tahun kabisat mulai dikenal, karena saat sistem kalender disusun, Caesar memerintahkan Sosigenes untuk menambahkan satu hari pada bulan Februari untuk setiap empat tahun, sehingga setiap empat tahun, jumlah hari dalam bulan Februari tidak lagi 28, melainkan 29. Secara teoritis, para astronom menyakini, penambahan satu hari di bulan Februari ini dapat menghindari penyimpangan pada sistem kalender yang kemudian dikenal dengan nama Kalender Julian ini.
Setelah sistem penanggalan kelar dibuat, Caesar mengukuhkan awal Januari sebagai Tahun Baru, sehingga 1 Januari 45 SM dicatat sejarah sebagai tahun baru yang pertama yang dirayakan pada awal Januari.
Nama bulan Quintilis yang menjadi nama bulan ketujuh, kemudian diganti Caesar menjadi Juli yang mengacu pada nama tengahnya; Julius. Pengubahan nama bulan ketujuh ini dilakukan sebelum sang Kaisar dibunuh pada 44 SM.
Pengganti Caesar, Kaisar Agustinus, kemudian mengganti nama Sextilis yang merupakan nama bulan kedelapan, menjadi Agustus yang mengacu pada namanya sendiri.
Ditolak Gereja Katolik
Kalender Julian ditolak Gereja Katolik karena dinilai tidak akurat. Pasalnya, satu tahun dalam kalender ini berlangsung selama 365 hari 6 jam, sementara Revolusi Bumi dalam setahun hanya berlangsung selama 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik. Akibatnya, setiap 1 milenium, Kalender Julius kelebihan 7 sampai 8 hari atau kelebihan 11 menit 14 detik setiap tahun tahun.
Akibat lebih jauh, Kalender Julian membuat permulaan musim semi semakin maju setiap tahun, dan hari perayaan Paskah tidak tepat lagi dengan yang telah disepakati dalam Konsili Nicea I pada 325 SM.
Dr Aloysius Lilius dari Napoli-Italia, kemudian mengusulkan agar Kalender Julian dimodifikasi dengan bersandar pada Revolusi Bumi dan menjadikan tahun kelahiran Yesus Kristus (Isa Al Masih) sebagai permulaan tahun atau tahun I. Hasil modifikasi ini disetujui pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Gregorius XIII, pada 24 Februari 1582, dan kemudian kita kenal dengan nama Kalender Gregorian.
Kalender inilah yang saat ini banyak di pakai negara-negara di dunia, dan kalender ini pula yang menguatkan tanggal 1 Januari sebagai tahun baru. Sampai sekarang.
Minggu, 27 Januari 2013
Karang Setra Water Land...!!!
Karang Setra Water Land didirikan tahun 1954 dan diresmikan langsung oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno. Pada zaman itu karang setra merupakan kolam renang pertama di Bandung dan pernah menjadi kolam renang terluas se Asia Tenggara.
Karang Setra Water Land adalah salah satu obyek wisata air yang letaknya berada di daerah Sukajadi kota Bandung, yang memiliki berbagai fasilitas seperti Kolam Pantai, water boom, taman air, taman air. Fasilitas seperti food court dan video game . Selain itu di kawasan ini juga terdapat Karang setra hotel untuk tempat menginap. Adapun Water boom yang ada di lokasi ini memiliki ketinggian lebih dari 25 meter sehingga ketika mencoba perosotan ini anda bisa melihat pemandangan yang menarik yaitu hamparan hijau di perbukitan yang digunakan untuk lapangan golf "Padang Golf Bandung Indah"masih satu pengelolaan dengan water land ini.
Obyek wisata air ini ramai dikunjungi warga Bandung karena letaknya yang tidak jauh yaitu sekitar 6 km dari pusat Bandung tepatnya beralamat di Jl. Sirna Galih No. 15 Bandung.
Jadinya tidak salah apabila sobat sobat menghabiskan akhir pekan bersama keluarga mengunjungi Karang Setra Water land atau Bandung Carnival Land.
Hajar Aswad yang menggegerkan NASA...!!!
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musieum juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musieum juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Sumber : http://arsip-bsc.blogspot.com/2011/12/hajar-aswad-yang-menggegerkan-nasa.html
Sabtu, 26 Januari 2013
Samsung B7320...!!!
Kisah ini hanyalah pengalaman saya menggunakan Samsung B7320 yang nama kerennya adalah Omnia Pro atau Jacky, sudah lebih kurang 1 tahun saya memakainya, pertama menggunakan si Jacky ini saya tidak begitu gaptek karena OSnya menggunakan window mobile.
Fitur yang sering saya gunakan di Jacky ini yang pastinya buat nelepon dan sms , nelepon selain voice saya juga bisa pake video call, khusus untuk smsnya inbox dan sent sms digabungin satu jadi bentuknya sudah seperti chatting. Selain itu saya juga bisa membuka file dalam bentuk microsoft office, PDF dan lain lain. Fitur browsingnya pun cukup asyik dengan jaringan 3,5G terasa lebih cepat dengan catatan digunakannya berada di coverage area jaringan 3,5G. Si Jacky ini bisa juga digunakan sebagai internet sharing buat koneksi internet dengan fitur Wi-Finya jadi si jacky berperan sebagai modem. kelebihan lainnya ketika si jacky mengalami masalah dan butuh di format, saya cukup sign email untuk mengembalikan data kontak yang ada di hp yang sebelumnnya data kontak tersebut telah saya update ke akun email, jadi saya tidak perlu mengetik satu persatu kontak...bisa bikin jari bengkak...hehehe...
Berikut ini adalah aplikasi yang saya tanamkan di dalam Jacky, buat sobat-sobat yang punya ponsel Windows Mobile 6,5 mungkin bisa jadi refererensinya.
- Opera mobile buat browsing internet terasa lebih cepet dibandingkan browser bawaannya internet explorer
- Palringo buat chat di FB, Google Talk, Yahoo Messenger dan lainnya
- CorePlayer buat denger MP3 dan mainkan video (3GP, AVI, MP4 atau FLV)
- WmIRC aplikasi yang sama dengan MIRC
- SKTools aplikasi utility buat ngebersihin file2 yang enggak penting, fungsinya hampir sama dengan registry cleaner di windows
- Façade aplikasi theme buat mempercantik tampilan Jacky
- Fontchange UI buat ganti huruf yang digunain
- Magic Call buat ngeblok panggilan yang enggak diinginkan atau neblog orang2 iseng yang suka miscall dengan private number
- SmartphoneTracker buat ngelacak posisi hp kamu yang dicuri orang, ponsel akan secara otomatis kirim sms jika ponsel yang dicuri dimasukin SIM Card baru asalkan hp itu belom di format
- Garmin Mobile XT aplikasi yang aku gunain buat lihat peta digital tampa bayar, bisa mencari tempat yang menarik (POI) di suatu daerah dengan memanfaatkan fitur A-GPS bawaan Jacky
Langganan:
Postingan (Atom)





